Kecenderungan bahasa Indonesia sebagai
bahasa resmi kedua dalam lingkup ASEAN setelah bahasa Inggris tampak
makin membesar dengan makin banyak peminatnya di kawasan ASEAN,
khususnya di Pilipina.
"Selamat pagi bapak-bapak
dan ibu-ibu, selamat datang di Pilipina. Apa kabar anda semua," kata
Sekretaris Kepresidenan Pilipina untuk Bidang Komunikasi, Herminio B.
Coloma, Jr. saat membuka Forum Media BIMP-EAGA
(Brunei-Indonesia-Malaysia-Philippines/East Asia Growth Area) di Cagayan
de Oro, Mindanao, Flipina Selatan, Rabu.
Jumat, 12 Oktober 2012
Bahasa Indonesia Berpeluang Jadi Bahasa Kedua ASEAN
Label:
Tugas B. Indonesia
Sabtu, 28 April 2012
Kamis, 22 Maret 2012
Selasa, 20 Maret 2012
Senin, 26 Desember 2011
Makalah Manajemen Resiko
BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Dalam kehidupan sehari-hari kita sering mendengar kata “Resiko” dan sudah biasa dipakai dalam percakapan sehari-hari oleh kebanyakan orang. Resiko merupakan bagian dari kehidupan kerja individual maupun organisasi. Berbagai macam resiko, seperti resiko kebakaran, tertabrak kendaraan lain di jalan, resiko terkena banjir di musim hujan dan sebagainya, dapat menyebabkan kita menanggung kerugian jika resiko-resiko tersebut tidak kita antisipasi dari awal. Resiko dikaitkan dengan kemungkinan kejadian atau keadaan yang dapat mengancam pencapaian tujuan dan sasaran organisasi. Sebagaimana kita pahami dan sepakati bersama bahwa tujuan perusahaan adalah membangun dan memperluas keuntungan kompetitif organisasi.
Resiko berhubungan dengan ketidakpastian ini terjadi karena kurang atau tidak tersedianya cukup informasi tentang apa yang akan terjadi. Sesuatu yang tidak pasti (uncertain) dapat berakibat menguntungkan atau merugikan. Menurut Wideman, ketidakpastian yang menimbulkan kemungkinan menguntungkan dikenal dengan istilah peluang (opportunity), sedangkan ketidakpastian yang menimbulkan akibat yang merugikan disebut dengan istilah resiko (risk). Dalam beberapa tahun terakhir, manajemen resiko menjadi trend utama baik dalam perbincangan, praktik, maupun pelatihan kerja. Hal ini secara konkret menunjukkan pentingnya manajemen resiko dalam bisnis pada masa kini.
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Dalam kehidupan sehari-hari kita sering mendengar kata “Resiko” dan sudah biasa dipakai dalam percakapan sehari-hari oleh kebanyakan orang. Resiko merupakan bagian dari kehidupan kerja individual maupun organisasi. Berbagai macam resiko, seperti resiko kebakaran, tertabrak kendaraan lain di jalan, resiko terkena banjir di musim hujan dan sebagainya, dapat menyebabkan kita menanggung kerugian jika resiko-resiko tersebut tidak kita antisipasi dari awal. Resiko dikaitkan dengan kemungkinan kejadian atau keadaan yang dapat mengancam pencapaian tujuan dan sasaran organisasi. Sebagaimana kita pahami dan sepakati bersama bahwa tujuan perusahaan adalah membangun dan memperluas keuntungan kompetitif organisasi.
Resiko berhubungan dengan ketidakpastian ini terjadi karena kurang atau tidak tersedianya cukup informasi tentang apa yang akan terjadi. Sesuatu yang tidak pasti (uncertain) dapat berakibat menguntungkan atau merugikan. Menurut Wideman, ketidakpastian yang menimbulkan kemungkinan menguntungkan dikenal dengan istilah peluang (opportunity), sedangkan ketidakpastian yang menimbulkan akibat yang merugikan disebut dengan istilah resiko (risk). Dalam beberapa tahun terakhir, manajemen resiko menjadi trend utama baik dalam perbincangan, praktik, maupun pelatihan kerja. Hal ini secara konkret menunjukkan pentingnya manajemen resiko dalam bisnis pada masa kini.
Rabu, 20 April 2011
Kasus Tidak Konsistennya Penegakkan Hukum di Indonesia
Kasus yang mencerminkan tidak konsistennya hukum di Indonesia salah satunya adalah kasus bank century. Dibawah ini adalah sekilas tentang kasus tersebut.
Selasa, 19 April 2011
Jenis - Jenis Phobia
Phobia adalah suatu penyakit psikis yang membuat penderitanya merasa ketakutan berlebihan pada suatu benda atau fenomena tertentu. Biasanya seseorang terkena phobia setelah mengalami kejadian tidak mengenakkan pada peristiwa tertentu. Phobia hanya dapat disembuhkan dengan cara melawan ketakutan itu sendiri atau jalan pintasnya dengan terapi hipnotis.
Langganan:
Postingan (Atom)

